Chat with us, powered by LiveChat

Perjalanan Panjang Ustaz Abdul Somad Hingga Akhirnya Dukung Prabowo

Ustadz Abdul Somad (UAS) akhirnya bertemu dengan Capres Prabowo Subianto. Pertemuan itu direkam dalam sebuah video hingga menjadi viral. Pertemuan itu pertama kali terjadi setelah Prabowo menjadi capres.

Sebelumnya UAS disebut-sebut terpilih sebagai Cawapres Prabowo atas hasil Ijtima Ulama. Namun UAS menolak terjun ke dunia politik lantaran ingin fokus berdakwah. Meski sempat terpilih menjadi pendamping Prabowo, namun UAS belum menyatakan dukungannya. Perjalanan Ustad Abdul Somad hingga akhirnya mendukung Prabowo cukup panjang, dan berikut adalah ulasannya:

Ustaz Abdul Somad (UAS) mengucapkan terima kasih namanya bisa masuk dalam kandidat cawapres Prabowo. Namun menurutnya, ada seseorang lebih layak menjadi Cawapres Prabowo. Jika ingin terjun di dunia politik maka sikap tegas sangat diperlukan. Dia sendiri, merasa tidak mempunyai sikap tersebut. Ini dapat dilihat jika ada yang mengundang untuk berdakwah dia selalu menyanggupi untuk hadir.

“Yang paling mengetahui diri kita, kita sendiri. Kami senang sekali dengan ustaz tegas berapi-api saat ceramah tapi setelah turun dari mimbar dia amat sangat lembut dan lunak, susah untuk mengatakan tidak. Dalam politik kita tidak bisa bilang tidak. Saya pribadi kepada jemaah itu susah mengatakan tidak maka masjid mana iya, iya, iya. Kalau itu dibawa ke dunia politik wah bisa kacau. Saya bisa iyakan semuanya, iya iya itu bahaya sekali itu salah satu contoh kecil,” kata Ustaz Somad yang dikutip dari acara Talkshow TvOne.

“Saya orangnya terlalu mudah, tak sampai hati melihatnya kalau dalam dunia pendidikan baik, tapi kalau dunia politik tidak bisa harus ada ketegasan,” kata Ustaz Somad.

Ustaz Abdul Somad (UAS) sempat menolak tawaran menjadi cawapres Prabowo Subianto. Meski menolak, tapi UAS juga belum menentukan dukungannya. Saat itu, Prabowo juga tak menyerah merayu UAS menjadi cawapresnya. Berbagai upaya dilakukan, di antaranya keinginan Prabowo untuk bertemu UAS tapi tidak terlaksana.

Pernah juga Prabowo mengutus Ketua DPD Gerindra Jawa Barat Mulyadi untuk berkomunikasi dengan Ustaz Abdul Somad. Namun UAS tetap menolak ajakan menjadi cawapres.

Ustaz Abdul Somad akhirnya menjatuhkan pilihan untuk mendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menurut Ustaz Somad, butuh perjalanan panjang untuk menyampaikan pilihan politiknya dengan mendukung Prabowo.

Ustaz Somad mengungkapkan selalu mengikuti Ijtima Ulama yang digelar dua kali. Dan dua kali Ijtima Ulama itu, nama Prabowo yang selalu muncul. Selain itu, Ustaz Somad juga mengamati jemaah dalam setiap ceramahnya.

“Keliling ke mana-mana, umat, ‘Prabowo Prabowo’. Tapi saya masih tetap karena mata kita kan kadang tertipu, kita di tepi sungai kita lihat ada tongkat bengkok, tapi kita tarik ternyata lurus, mata menipu. Saya khawatir jangan-jangan saya tertipu oleh Pak Prabowo. Oleh sebab itu, saya cari ulama yang tidak masyhur, tidak populer, tapi mata batinnya bersih. Allah SWT bukakan ‘penutup’ kepada dia (ulama itu). Ini ulama-ulama yang tidak perlu materi,” tutur Ustaz Somad.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *