Chat with us, powered by LiveChat

Barcelona, sang Juara Tanpa Tandingan

Barcelona sukses mengunci gelar juara La Liga 2018/19 pasca mengalahkan Levante dengan skor tipis 1-0 di pekan ke-35. Artinya, Barca sukses menjadi juara dengan tiga pertandingan sisa. Barca terbukti terlalu tangguh untuk pesaing-pesaing lainnya di La Liga.

Mengutip Marca, gelar tersebut merupakan gelar La Liga ke-26 sepanjang sejarah Barca. Musim ini mereka meraihnya dengan meyakinkan. Tercatat, Barca hanya empat hari tersingkir dari puncak klasemen, sisanya mereka selalu menduduki peringkat pertama.

Jadi juara La Liga bukan hal baru bagi Barca, khususnya di era Lionel Messi. Dalam 11 tahun terakhir, Barca hanya tiga kali gagal menjadi juara. Yakni saat Real Madrid meraih dua gelar juara dan satu untuk Atletico Madrid.

Barca sebenarnya pernah beberapa kali terpeleset musim ini, khususnya saat Messi tidak bermain. Namun, sayangnya rival-rival Barca gagal memanfaatkannya. Madrid justru menghadapi masalah yang lebih buruk.

Atletico Madrid telah melakukan segalanya yang bisa mereka lakukan, tetapi sudah jelas bahwa Atleti belum cukup kuat untuk bersaing dengan Barca. Terlebih karena mereka tampaknya terlalu fokus di Liga Champions musim ini.

Biar begitu, bukan berarti gelar juara Barca dapat diremehkan. Keberhasilan Blaugrana mendominasi Spanyol tidak perlu diragukan lagi. Mereka memiliki pemain terbaik di dunia, dan jelas itu sangat membantu.

Messi adalah Messi. Dengan memiliki Messi, Barca bisa meraih kemenangan yang mungkin saja gagal mereka dapatkan tanpa La Pulga

La Liga sudah dikantongi, Barca kini boleh mengalihkan fokus ke dua kompetisi lainnya: Copa del Rey dan Liga Champions. Kini, Barca boleh bersemangat menatap kemungkinan treble winners.

Sejak musim dimulai, Messi sudah menegaskan bahwa dia sangat berhasrat mengembalikan trofi Liga Champions ke Camp Nou. Semua pemain Barca juga merasakan semangat yang sama, mereka bakal habis-habisan tampil di Eropa.

Biar begitu, misi Barca tidak akan mudah terwujud. Mereka harus menghadapi Liverpool di dua leg partai semifinal yang pastinya berjalan sengit. Barca masih membutuhkan Messi dalam versi terbaiknya.

Berbeda dengan Liga Champions, Copa del Rey sedikit lebih realistis. Barca bakal menghadapi Valencia di partai final bulan depan, menjuarainya adalah kewajiban bagi Barca.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *